Headlines News :

Website Baru

Website SDIT Alam Harapan Ummat sudah berganti alamat menjadi sdit.harumpbg.com. Klik disini untuk masuk ke website baru.
Home » , » Warisan Apakah yang Terbaik untuk Anak Kita?

Warisan Apakah yang Terbaik untuk Anak Kita?

Written By sditalamharum on Rabu, 16 April 2014 | 23.55

Suatu hari usai shalat Zhuhur, seorang saudari mengingatkanku akan sebuah kisah indah… Bahwa pada saat hari pembaiatan khalifah Al Mansur Rahimahullah, masuklah “Muqatil bin Sulaiman” rahimahullah.
Kemudian sang khalifah pun berkata kepadanya, “Berilah saya nasihat wahai Muqatil…”
Beliau pun menjawab, “Saya beri nasihat dengan yang pernah saya lihat ataukah yang saya dengar?”
Khalifah: “… dengan yang engkau lihat…”
Muqatil: “Wahai amirul mukminin..! Umar bin Abdil aziz (khalifah yang terdahulu) memiliki 11 orang anak. Beliau meninggalkan warisan hanya 18 dinar, 5 dinar untuk membeli kafan dan 4 dinar untuk membeli pekuburan beliau, sisanya 9 dinar dibagikan kepada 11 anaknya. Dan Hisyam bin Abdul Malik (khalifah setelahnya) punya 11 orang anak juga, dan jatah warisan tiap anaknya 1 juta dinar. Demi Allah wahai amirul mukminin… Sungguh saya telah menyaksikan dengan mata kepala saya sendiri di suatu hari salah seorang anak Umar bin Abdul Azis bersedekah 100 kuda perang untuk jihad fii sabilillah, dan salah seorang anak Hisyam bin Abdul Malik, sedang mengemis di dalam pasar…”
Beliau melanjutkan nasihatnya,
“Orang-orang pernah bertanya kepada Umar bin Abdul Azis (sebelum wafatnya), “Apa yang kamu tinggalkan untuk anak-anakmu?!” (Karena Umar terkenal dengan sedekahnya yang luar biasa)
Maka beliau (Umar bin Abdul Azis) pun menjawab, “Saya meninggalkan untuk mereka ketaqwaan kepada Allah, Jika mereka adalah orang-orang yang shalih, maka sesungguhnya Allah adalah wali (pelindung) bagi orang-orang yang shalih… Jika mereka bukan orang yang shalih, maka tidak akan saya tinggalkan sedikit pun yang membantu mereka bermaksiat kepada Allah…” Masya Allah!”
Renungkanlah duhai diri, kita yang berperan menjadi orang tua, atau calon-calon orang tua, penerus generasi harapan umat… Berapa banyak orang yang sibuk, bekerja keras, bersusah payah di dunia ini hanya demi menjamin kehidupan anaknya di masa depan. Mereka mengira, dengan uang atau harta yang ada setelah kematiannya adalah jaminan kehidupan bagi anak cucu keturunan. Namun mereka lupa akan jaminan yang agung dan hakiki yang telah dijanjikan sang pencipta dalam kitab-Nya… naudzubillahi minzaliik, faghfirlana…
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

 
Copyright © 2012. SDIT ALAM HARAPAN UMMAT PURBALINGGA - All Rights Reserved
Design by EDU Themes Special Education Web Design